Jakarta – Bandung – Bali – Makasar – Papua

Kali ini perjalanan dilakukan dalam rangka lomba foto Surya16 Eksklusif Imaginaction. Sebagai salah satu dari 2 pemenang regional Palembang, saya akan mengikuti rangkaian  kompetisi menghadapi perwakilan dari daerah lain. Para peserta dikumpulkan di restoran Solaria Bandara Soekarno-Hatta untuk kemudian diberangkatkan ke Darwis Triadi School Of Photography. Disana kami mendapat pengarahan singkat dan sedikit mentoring langsung dari Darwis Triadi sebagai ketua dewan juri kompetisi ini. Tiap peserta diberikan sebuah iPad sebagai fasilitas.

Di depan Darwis Triadi School Of Photography - iPad untuk tiap peserta

Mentoring singkat diatas gedung Darwis Triadi School of Photography

at Darwis Triadi School of Photography

Menjelang sore kami diberangkatkan menuju Bandung. Kami menginap di Hotel Ardjuna.

Dan keesokan paginya …. Kompetisi dimulai !!!

Suasana saat kompetisi - Lokasi: Tangkuban Perahu

Enje wakil dari Pekan Baru ... mengundurkan diri karena mau menikah.

The Result : saya lolos ke babak berikutnya.. Sayangnya rekan saya dari Palembang, Ade Satria Elisman harus pulang lebih dahulu.

Kompetisi dilanjutkan ke babak 8 besar di Pulau Dewata “Bali”

Lokasi 1 : Tegalalang... Foto 8 Besar

Lokasi 2: GWK

Hasilnya : Saya beruntung… saya kembali lolos ke Babak Final alias 4 Besar.

kami diberangkatkan menuju Papua, transit 2 hari di Makasar. kebetulan salah satu finalis asal makasar. Ada guide deh jadinya. Thanks Pace ” Thaib Chaidar”

Pelabuhan Port Of Paotere

Mulai dari makasar inilah banyak ketidak beresan terjadi. mulai dari tiket, hotel, bahkan jadwal. Menurut ketentuan, para peserta, mentor, model, dan kru diinapkan di hotel minimal bintang 3, tapi dengan alasan hotel penuh kami diinapkan di hotel melati. untuk sebuah kompetisi nasional dan disponsori oleh salah satu produsen rokok terbesar, hal semacam ini harusnya tidak terjadi. Karena protes dari para mentor akhirnya keseokan hari kami dipindahkan ke hotel yang lebih bagus… Thanks God. Untuk selanjutnya kita lanjut lagi perjalanan ke Papua menggunakan maskapai Express Air.

Pak Oki, Pak Rudi, dan Pak Bhaskoro (gudang garam)

pramugari express air

Hunting pagi bersama fotografer sorong di pasar ikan

Kejadian di Makasar terulang lagi, kami hanya diberikan penginapan yg bahkan lebih parah dari saat di makasar. Alasannya tetap sama yaitu semua hotel penuh. Kalau dipikir-pikir agak tidak masuk akal alasan itu. Sebagai EO Profesional harusnya sudah membooking hotel jauh-jauh hari,  karena sampai tahap ini jumlah peserta dan rombongan sudah bisa diketahui, sehingga booking bisa dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Seperti makasar, keesokan harinya baru kami dipindahkan ke hotel yang jauh lebih bagus. Gilaaaa…. mau pake wifi di hotel aja harus beli voucher yg harganya selangit. Untuk 1 jam kami harus membayar sebesar 25 ribu rupiah. Daripada bosan dan mati gaya kami terpaksa membeli voucher itu. Jadwal lomba juga ternyata bermasalah. ada miss komunikasi antara EO dengan panitia lokal sehingga EO sempat bersitegang dengan para mentor.  Apapun yang terjadi, the show must go on… kompetisi tetap dilanjutkan walaupun jadwal yang harusnya 2 hari menjadi 1 hari.

The Models

With The Model (Melinda)

Lokasi pemotretan 1

Lokasi pemotretan 2

Lokasi pemotretan 3 sekaligus tempat makan siang

Lokasi pemotretan 4

Finalis beserta para mentor (Ferry Ardianto, Edward Tigor Siahaan, Darwis Triadi)

Tanggal 4 seharusnya semua rombongan sudah kembali ke Jakarta, tapi lagi lagi bermasalah dengan tiket. Hanya sebagian yang mendapatkan tiket. Para mentor dan model kembali terlebih dahulu. Peserta dan EO menunggu sampai tiket ada. Akhirnya keesokan hari  tiket Sorong-Makasar didapat walau terpisah 2 penerbangan. Sesampai di makasar ternyata tiket Makasar – Jakarta juga tidak ada sehingga tim harus menginap di Makasar. EO mulai was-was karena jadwal acara di Jakarta adalah tanggal 6 Sore. Untungnya tiket Makasar-Jakarta didapat juga, walau untuk tanggal 6 pagi. Sesampainya di bandara dan akan check in, ternyata tiket yg dipesan salah cetak. Tanggal yang tertera adalah tanggal 8 Agustus.  Panitia yang baru menyadari kesalahan ini kalang kabut dan mulai panik. Pintu loket Garuda digedor2 untuk komplain. Untungnya lagi akhirnya kami semua bisa naik ke pesawat dan sampai di Jakarta. Kami menginap di hotel bintang 5 Grand Mahakam. waktu tidak banyak karena kami harus segera menuju ke lokasi acara di Citos. Hujan deras mengguyur kota Jakarta tiada hentinya. Dan akhirnya kami tiba juga di lokasi acara Big Bang (Pengumuman).

Masing-masing peserta di interview oleh VJ daniel dan VJ Cathy

And the winner goes to "Krisna Murtian" from Yogya. Saya belum beruntung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s