Trip to Bali & Gili Trawangan 2012

Day 1

Sampai Bali pukul 22.00 waktu setempat. sempat bingung karena beda sekali dengan kondisi terakhir kesana. ada perluasan bandara sehingga dari pintu keluar terminal menuju parkiran menjadi lebih jauh. Dari Bandara saya dijemput oleh teman yg berprofesi sebagai DJ di salah satu club di Legian dan langsung diajak menuju tempat kerjanya.

 

Day 2

Planning hari ini adalah ke Tanah Lot lalu menjemput seorang teman yang datang dari Sukabumi dan akan bergabung selama di Bali. Kenapa Tanah Lot? karena selama ke Bali saya belum pernah pergi kesana, padahal Tanah Lot adalah salah satu icon Bali. Istilahnya kalau belum ke Tanah Lot dan Kuta berarti belum ke Bali.

 

Waktu telah menunjukkan pukul 13.00, masih banyak waktu sebelum teman saya datang. Jadi saya putuskan untuk menuju ke Pantai Kuta sembari menghabiskan waktu.

Setelah puas di Kuta, saya segera bergerak menuju Bandara Ngurah Rai menjemput teman saya Ferly alias Phey.

 

Day 3

Rencana kami hari ini adalah menuju Pasar Seni Sukawati dan daerah Klungkung. Pasar seni Sukawati terkenal akan beragam pernak pernik khas bali yang bisa dijadikan oleh-oleh. Harganya jauh lebih murah daripada kalau kita berbelanja di tengah kota. Kita bisa mendapatkan pernak pernik seperti pakaian, aksesoris, lukisan, dll. Tapi anda harus berhati-hati terhadap orang tua yang berjualan di parkiran, kalau anda bertransaksi dengan mereka, siap-siap saja meladeni penjual lain yang akan segera menghampiri anda. Phey adalah salah satu korbannya. karena tidak kuasa menolak akhirnya di bertransaksi dengan beberapa penjual disana.

Puas berbelanja, kami melanjutkan perjalanan menuju Klungkung. Rencananya kami akan hunting foto di DAM disekitar sana.

Sebelum menuju DAM, kami mampir dulu ke salah satu tempat wisata di Klungkung yaitu Goa Lawah. Goa Lawah adalah salah satu tempat seperti Pura yang di dalamnya ada altar sembahyang didepan sebuah goa yang dipenuhi oleh ribuan kelelawar.

Perjalanan kami lanjutkan menuju DAM. Jalan menuju lokasi lumayan berat. jalannya curam dan sempit. tapi tempatnya sangat bagus untuk dijadikan sebagai tempat foto Prewedding.

 

Day 4

Tiba-tiba ada keinginan untuk melakukan perjalanan menuju Gili Trawangan – NTB. Jadi hari ini kami melakukan perjalanan menuju Serangan untuk mengecek harga tiket kapal ke Gili. Begitu sampai ke Serangan, perut kami sudah terasa lapar. kami putuskan untuk makan siang dahulu sebelum ke tempat penjualan tiket. Banyak terdapat rumah makan yang menjual aneka seafood disana dan harganya termasuk murah untuk ukuran Bali. Kami menghabiskan 3 butir kelapa muda, 2 tumis kangkung, dan 2 ikan ukuran besar dibakar beserta  nasi putih.

Setelah perut kenyang, kami melanjutkan perjalanan untuk mengecek harga tiket. Ternyata untuk PP kami harus membayar sekitar 1juta rupiah. Termasuk tinggi, karena kami pernah mendengar kalau harga tiket hanya sekitar 600 ribu. Kamipun segera meninggalkan tempat itu dan mencari tempat penjualan lain. Kabarnya di daerah Poppies Kuta harganya lebih murah dan ternyata akhirnya kami mendapatkan tiket dengan harga jauh lebih murah disana.

 

Day 5

Jam 7 Pagi kami dijemput dengan mobil oleh pihak travel untuk diantar menuju ke Pelabuhan Padang Bai yang ternyata letaknya tidak jauh dari Goa Lawah. Tiba di Padang Bai kami segera melakukan registrasi di dalam sebuah restoran. Karena waktu keberangkatan masih sekitar 1 jam lagi, kami memutuskan untuk mengganjal perut yang belum sarapan.

Perjalanan menggunakan kapal cepat dari Padang Bai menuju Gili memakan waktu sekitar 1,5 jam.  Sebelum  ke Gili kapal mampir dulu ke Lombok untuk menjemput beberapa penumpang lain yang juga ingin menuju ke Gili Trawangan.

Akhirnya tiba juga di Gili, kami segera mencari penginapan murah meriah di sekitar pelabuhan. Kami memilih Melati Home Stay. Tempatnya hanya sekitar 50m dari pelabuhan. Harga yang ditawarkan relatif murah, 150 ribu permalam untuk turis lokal dan 200-250rb untuk turis asing. fasilitas yang didapatkan antara lain spring bed queen size, kipas angin di plafon dan standing fan, sarapan, serta kamar mandi bershower di dalam kamar.

Pulau Gili tidak terlalu besar, bisa dikelilingi dengan naik sepeda ataupun dengan naik delman. Pemandangan sekitar pulau sangat indah, airnya jernih, langitnya biru. hari pertama di Gili kami putuskan untuk melakukan kegiatan berenang dan snorkling di tepian pantai.

Malam hari tidak lengkap kalau tidak makan seafood di pasar dan party sembari menunggu siaran langsung EURO 2012. Kebetulan malam ini adalah pertandingan semifinal antara Spanyol vs Portugal. Banyak Cafe dan Bar yang mengadakan acara nonton bareng EURO, tapi yang kami kunjungi adalah Irish Bar, tempat yang paling ramai dan besar.

 

Day 6

Aktifitas hari ini adalah Snorkling Trip ke 3 Pulau. Trip ini wajib diambil bagi yang berlibur ke Gili. Belum lengkap ke Gili kalau belum snorkling menikmati keindahan bawah laut yang airnya sangat jernih. Biaya yang dikenakan untuk snorkling trip ini adalah 100 ribu rupiah. SANGAT MURAH untuk aktifitas seperti ini. kalau di tempat lain mungkin biayanya bisa berkali-kali lipat. Bila ingin menggunakan fin atau kaki katak kita bisa menyewa seharga 15 ribu rupiah perhari. Sepanjang jalan di Gili banyak terdapat tempat penyewaan Snorkle dan fin. Karena tidak membawa kamera underwater, saya memutuskan untuk menyewa kamera underwater di salah satu toko

Day 7

Saatnya pulang ke Bali. Jam 10.30 kita diharuskan registrasi di loket travel yang berada di pelabuhan. Kapal memberangkatkan kita pukul 12.00 waktu Gili.

Malam hari kita putuskan untuk makan malam dengan menu nasi Jinggo. Lokasi yang kita tuju adalah di Jalan Diponegoro. Nasi Jinggo adalah nasi campur porsi kecil dibungkus daun, biasanya berisi suwiran ayam dan mie. Tak jauh dari tempat nasi Jinggo ada penjual sate, agak unik satenya karena terbuat dari ikan Tuna. Kami memesan seporsi sate untuk dimakan bersama nasi Jinggo. Rasa sate nya sangat lezat, teman saya Phey sampai ketagihan.

Day 8

Rencananya hari ini kita akan melakukan photoshoot bersama teman kita Ayu, Tridy, dan Oppie. Lokasi yang kita pilih adalah pantai Padang-Padang. Tidak lupa kita membawa anjing kesayangan DJe. Lokasi kedua adalah Nusa Dua.

 

Day 9

Hari ini tujuan kita adalah ke Pantai Sanur makan siang dan sunset di Potato Head.  Makan siang di Warung Mak Beng. Menu nya adalah Ikan Laut Goreng dan Soup Kepala Ikan Laut. Rasanya cukup enak di lidah dan harganya tidak mahal. Untuk makan disini kita harus antri, karena pengunjung yang ingin makan siang disana sangat banyak.

Dari Sanur kita menuju ke Potato Head untuk bersantai sembari menunggu sunset. Tapi ternyata di Potato Head kondisinya sedang penuh dan banyak antrian, sehingga kita memutuskan untuk beralih ke tempat lain.

Tujuan kita adalah KUDETA. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Potato Head. tempatnya juga bagus, kita bisa melihat sunset yang bagus dari sini. tempatnya juga nyaman, tapi jangan tanya harga makanan dan minuman disini, mahal. Itu bisa dimaklumi karena mereka menjual suasana, dan menurut saya tempatnya sangat oke. kebanyakan yang datang adalah bule.

Romeo & Juliet

Akhirnya sudah selesai perjalanan saya di Bali. Besok pagi saya akan segera pulang ke kota asal Palembang.

Tidak Lupa saya ucapkan beribu-ribu terima kasih kepada rekan-rekan di Bali yang telah meluangkan waktu untuk bersama kami, terutama buat Ayu Cotton yang telah mengizinkan kami menginap di rumahnya yang nyaman, telah mengajak kami keliling bali. Sampai ketemu lagi di lain kesempatan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s